Articles By :HOKIPALACE
Pengadilan di China telah menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup kepada mantan Menteri Kehakiman Tang Yijun setelah dinyatakan bersalah menerima suap dalam jabatan publiknya. Vonis ini diumumkan oleh Xiamen Intermediate People’s Court, Pengadilan Rakyat Menengah di provinsi Fujian pada Senin (2/2/2026) waktu setempat dan dilaporkan secara luas oleh media pemerintah China seperti CCTV.
BACA JUGA:
Drone Rusia Hantam Bus Pekerja Tambang Ukraina, 12 Orang Tewas
Tindak Pidana Korupsi Selama 16 Tahun
Tang Yijun, yang kini berusia 64 tahun, terbukti menyalahgunakan kekuasaan yang dipegangnya dalam kurun waktu panjang antara 2006 hingga 2022, baik saat menjabat sebagai gubernur di provinsi Liaoning maupun ketika menjadi Menteri Kehakiman China (2020–2023). Pengadilan menyatakan bahwa ia memberikan keuntungan dan bantuan ilegal kepada berbagai organisasi dan individu di sejumlah bidang, termasuk penawaran saham perusahaan, pembelian kembali tanah (land buybacks), pinjaman bank, dan penanganan perkara hukum, sebagai imbalan atas suap besar.
Total nilai suap yang diterima Tang ditaksir mencapai lebih dari 137 juta yuan (sekitar USD 19,7 juta atau hampir Rp330 miliar). Pengadilan menyatakan bahwa jumlah suap yang sangat besar tersebut menyebabkan kerugian serius bagi negara dan masyarakat luas.
Confession, Remorse, dan Sanksi Tambahan
Persidangan yang digelar secara terbuka pada 11 September 2025 memperlihatkan bahwa Tang mengakui kesalahannya, menyatakan penyesalan, serta bekerja sama dalam proses penyelidikan. Faktor-faktor ini dipertimbangkan oleh hakim saat menjatuhkan vonis, meskipun hukuman yang diberikan tetap sangat berat mengingat ukuran kejahatannya.
Selain hukuman penjara seumur hidup, Tang juga dicabut hak politiknya seumur hidup, dan pengadilan memutuskan untuk mengonfiskasi seluruh harta pribadinya yang terkait dengan hasil suap, kemudian diserahkan ke kas negara.
Karier dan Latar Belakang Tang Yijun
Tang memulai kariernya di pemerintahan sejak lama dan pernah menjabat beberapa posisi penting selain sebagai Menteri Kehakiman, termasuk peran politik provinsi dan jabatan di partai. Ia juga pernah menjadi ketua Komite Provinsi Jiangxi dari Konferensi Konsultatif Politik Rakyat China, sebuah badan politik senior yang memberi pengaruh besar di tingkat lokal. Namun, pada 2024 ia dipecat dari partai dan dicopot dari berbagai jabatan publik setelah dinyatakan under investigation (diselidiki) oleh otoritas anti-korupsi China.
Bagian dari Kampanye Anti-Korupsi yang Lebih Luas
Vonis Tang merupakan bagian dari kampanye anti-korupsi besar yang digalakkan oleh Presiden Xi Jinping sejak 2012, di mana ribuan pejabat pemerintah di berbagai level telah diselidiki dan dihukum atas pelanggaran disiplin dan hukum. Kampanye ini dianggap sebagai upaya untuk membersihkan birokrasi China, meskipun para pengamat internasional melihatnya juga berperan dalam konsolidasi kekuasaan pimpinan partai.
Dengan begitu, hukuman seumur hidup terhadap Tang Yijun menegaskan komitmen yang kuat dari sistem peradilan China terhadap penegakan hukum anti-korupsi, terutama pada kalangan pejabat tinggi pemerintahan yang menyalahgunakan jabatan mereka untuk keuntungan pribadi.
0 komentar:
Posting Komentar